Free your mind : make music with any instrument

tergelitik oleh trit yang dibuat teman di sini yang menanyakan setup band kami NOIS dalam perform di acara Gathering bengkelmusik.com,pada saat itu NOIS perform dengan formasi gitar, bass, drum, vokal dan DJ/sampler

Image

yang cukup menjadi perhatian adalah penampilan DJ/samper yang menggunakan laptop dan launchpad, “memang Idenya NOIS kan gabungin kemeriahan performance analog dengan keleluasaan suara digital” ujar virkill menanggapi pertanyaan seputar setup alatnya pada saat perform kemarin

Imagesebenarnya setup di atas bukanlah setup yang aneh, mungkin pada saat gath kemarin hanya band kami yang menggunakan DJ dengan setup seperti diatas

 

analog dan digital

perdebatan tanpa akhir tentang alat musik analog dan digital, tentang authentic tone maupun modern tone, analog rules VS digital mind… hey mengapa tidak kita gabungkan kesemuanya untuk menghasilkan musik!!!! toh masalah selera gak akan pernah bisa di paksakan.

 

101_0760

Disinilah keunikan band kami NOIS, raungan distorsi gitar, sound wobble dari bass, hentakan drum akustik dan pad digital, sound aneh dari sampler dan scrath DJ, serta alunan suara vokalis. kesemuanya di gabungkan dan menjadi sebuah musik yang bebas.

IMG_7086_zps279666d4

IMG_7168_zpsb07876c3

IMG_7159_zps7b775292

 

make music with any instrument

membuat musik dengan alat apapun…mmmm ide yang terdengar menarik, mungkin pernah kita memperhatikan pengamen di bus kota memukul mukul galon air mineral untuk mengiringi teman nya yang bermain gitar dan terdengar enak, atau anda pernah melihat musik Chiptune, ya chiptune, musik dari game boy (bisa dilihat di sini), atau anda pernah mendengar MIDI (Musical Intrument Digital Interface) sebuah teknologi dari tahun 80an yang masih dapat di andalkan sampai saat ini, karena midi dapat menjadi sebuah alat dengan kemampuan segudang dan juga dapat sebagai controller, bahkan dengan midi dan vst instrument sebuah keyboard komputer pun bisa menjadi alat musik. Dan masih banyak lagi alat alat di sekitar kita yang dapat di jadikan alat musik, tak ada batasan dalam mengexplorasi sound, karena musik adalah bahasa universal yang dapat diterima di manapun.

 

“dalam bermusik memang ada beberapa pakem yang harus di ikuti, namun sebagai manusia bebas, terkadang kita menabrak beberapa pakem atau bahkan mendobraknya” – Andika –

 

 

video

all at once cover

father said cover

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s