bermain dengan bass synthesizer

Bermain bass dengan pedal synthesizer mungkin bagi sebagian pemain bass adalah hal bodoh yang dapat merusak tone ‘Low’ pada bass, bahkan ada sebagian orang beranggapan penggunaan pedal synthesizer dapat menghilangkan kebutuhan ‘groove’ sebuah lagu, dimana groove jelas dihasilkan oleh drum dan bass.

Image

dalam sebuah band, pemain synthesizer biasanya menggunakan sebuah keyboard atau digital synthesizer untuk mengisi dan menambahkan sebuah nuansa berbeda pada lagu yang di bawakan, mungkin bisa kita lihat tulisan seorang bloger tentang perkembangan synthesizer disini

Pada saat ini banyak pemain bass yang menginginkan sound lebih dari yang dihasilkan oleh sebuah bass, atau malah sound yang sama sekali berbeda. mulai dari penambahan distorsi, doubling pada sound bass, pemakaian octaver dan pitch shifter, pemakaian envelope filter dan bahkan pemakaian synthesizer dalam rangkaian pedal efek yang di gunakan.

Image

Permainan bas sudah mengalami perkembangan pesat baik dari segi teknik dan dari segi sound, dimana sound yang dihasilkan sudah tidak dominan Low lagi. Sebut saja Christopher Wolstenholme bassist dari grup band Muse, mungkin sangat menginspirasi sebagian bassit lain untuk merubah sound nya. atau bahkan mendiang Cliff Burton memang sangat menginspiratif dalam menghasilkan sound bass.

cliff crist

Ok kembali ke bahasan awal yaitu pedal bass synthesizer, beberapa produsen efek bass mengeluarkan pedal bass synthesizer, sebut saja boss, digitech, Electro Harmonic, Behringer, ibanez, bahkan moog yang terkenal itu

ImageImageImageImage

ImageImage

sejatinya sebuah synthesizer adalah alat untuk memanipulasi sinyal, biasanya terdiri dari sebuah LFO (low frequency oscillator), VCO(voltage controlled oscillator), VCF(voltage controlled filter), VCA(voltage controlled amplifier), dimana rangkaian elektronik tersebut digunakan untuk memanipulasi sinyal yang masuk, sehingga sound yang dihasilkan dapat di setting sesuai keinginan kita.

Biasanya pedal synthesizer menyediakan knop kontrol parameter yang terdiri dari, mix, effect, dry, sens, res,decay, rate, freq dan type/mode. Berikut ini fungsi dari masing masing knop.

Mix : untuk mengontrol mix/campuran antara sinyal dry (sinyal asli bass) dan wet (sinyal yg terkena efek)

Effect : mengatur level sinyal wet

Dry : mengatur level sinyal dry

sens : mengatur sensitivity dari sinyal wet

res : mengatur jumlah resonansi sinyal wet pada beberapa pedal disebut feedback

decay : mengatur sinyal wet yang terkena efek

rate : mengatur rate(kerapatan sinyal/kecepatan) modulasi dari LFO

freq : mengatur frequensi yang terkena efek

type/mode : mengatur jenis gelombang LFO (sine,square,saw dll)

oh iya pada beberapa pedal synth disediakan dua output, wet out atau biasanya disebut out saja dan direct out yaitu sinyal dari input sama sekali tidak terproses atau di bypass.Dan juga ada beberapa pedal yang menyediakan jek control in atau exp in untuk fasilitas expression pedal external. Expression pedal ini untuk mengatur rate atau decay atau mengatur sens ataupun parameter lain dari pedal tersebut secara realtime sesuai dengan pijakan kaki kita.

Image

ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pedal synthesizer selain dari segi fisik tentunya, bisa di mulai dari apakah pedal tersebut memiliki knop parameter yang lengkap (Mix, sens, freq, rate/decay,mode), dan juga fasilitas lainnya seperti akses expression pedal atau external footswitch

Image

bermain bass synthesizer dengan expression pedal dapat menambahkan nuansa lain dalam permainan bas kita karena kita dapat mengontrol sound bass kita sesuai dengan kemauan kita saat itu juga tanpa mengganggu permainan bass kita.

Pada akhir tulisan ini saya berpesan “Tidak ada aturan baku mengenai urutan dalam effect chain, dan tidak ada aturan mengenai merek pedal yang harus di pakai, yang anda lakukan adalah mencoba dan memaksimalkan gear anda”

6 thoughts on “bermain dengan bass synthesizer

  1. Pingback: Wobble Bass Live | guitar buntung

  2. Pingback: GUITAR EFFECT (cuma untuk membuat suara berisik ini) | guitar buntung

    • sebenernya efek bass dan efek gitar di rancang di frekuensi yang berbeda, misal pada efek distorsi dan filter/eq.. karena efek ini bermain pada frekuensi, kalo efek bass di pake di gitar akan ada kerasa kosong karena ada frekuensi dari gitar yang gak ketangkep sama efek bass, tapi ada beberapa efek yang bisa di pakai di bass dan di gitar, contohnya efek – efek modulasi, delay dan reverb.
      semoga membantu

  3. Pingback: Bass Pedal Effect | guitar buntung

  4. Pingback: Wobble Bass Live | guitar buntung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s