SKET BASS BARU

   jag yellow rev

pengen bikin kayak gini aahh…coret coret jadinya gini

35″ bass guitar

body jaguar shapes, mahogany or alder

neck mapple, reverse headstock, 1-3 tunning peg

fretboard rosewood, 35″ scales, 20 fret, dot inlay

pickups, 2 humbucker soapbar on bridge and neck position

control, 2 volume, 1 toggle switch

 

 

 

MERANGKAI EFEK DI PEDAL BOARD (BAGIAN 2)

……. SAMBUNGAN DARI SINI

Satu channel, dua channel atau multi channel??

Mungkin pada beberapa kesempatan, kita melihat gitaris atau bassist idola kita, baik secara live, streaming ataupun di TV, dan sekelebatan kita melihat rangkaian pedal board nya, ada beberapa yang sederhana, dan ada pula yang rumit, dan bahkan menggunakan 3 set pedal board dan 3 ampli sekaligus. Penggunaan multi channel pada gitar dan bass sudah bukan hal yang aneh lagi, bahkan Brian May sudah melakukan nya sejak jaman dahulu.

ada beberpa setup multi channel yang biasa kita jumpai, seperti dapat kita lihat pada gambar berikut ini

TWO CHANNEL

sinyal dari gitar di bagi dua oleh A/B box atau line selector, dengan pedal ini gitaris dapat memilih rangkaian mana yang akan di pakai, dan ampli mana yang akan dipakai, apakah A atau B, bahkan dengan pedal splitter kedua channel dapat aktif secara bersamaan, untuk menambah nuansa dalam lagu yang dimainkan. Namun beberpa gitaris tak seberuntung ini, dapat memiliki dua ampli, dan bahkan ketika di panggung hanya tersedia 1 ampli saja, mungkin cara di bawah ini dapat dilakukan

TWO CHANNEL 1

layout

penggunaan blender/mini mixer dapat memudahkan kita untuk men set channel mana yang lebih dominan atau lebih tipis.

ada beberapa gitaris yang mengunakan looper pedal, sebuah pedal yang berfungsi sebagai line selector dan blender sekaligus, di pasaran banyak pembuat pedal efek menawarkan looper pedal untuk 2 loop, 3 loop atau bahkan 5 loop sekaligus, namun prinsipnya sama saja

LOOPER AB

Namun terkadang di Gigs kecil, sama sekali tidak tersedia ampli gitar, sehingga mau tidak mau sinyal gitar kita harus masuk ke PA mixer, tenang saja dengan bantuan DI box PA mixer pun dapat di ‘tendang’

TWO CHANNEL MIXER

Tap Dancing

ok sekarang anda telah memiliki semua pedal idaman anda, anda telah memiliki semua pedal itu dan telah menguasai sound gitar idaman anda. Namun dengan jumlah pedal yang banyak itu mungkin anda akan kesulitan dalam mengoperasikan kesemua pedal itu di pertunjukan live anda, yang pastinya dapat memecah konsentrasi dan merusak permainan maut anda. Tap dancing sering di analogikan kepada gitaris yang menginjak beberpa stompbox dalam permainan nya untuk menghasilkan sound yang di inginkan. Hal ini tentu saja tak akan terjadi bila si gitaris menggunakan digital multieffect, dengan segala macam fasilitas kemudahan nya, namun tidak semua  gitaris menyukai multieffect, ada yang memang faham atau hanya ikut ikutan semata.

Sekarang beberapa perancang pedal efek telah menciptakan sebuah pedal looper yang dapat di program secara digital, sehingga dapat menggabungkan beberpa pedal stompbox dan memudahkan pengoperasian nya seperti digital multieffect, dimana pada pedal looper tersebut terdapat pilihan jalur mana saja yang aktif, misal kita memilih patch A dengan jalur yang aktif 1,5,7,8, jadi pedal efek pada jalur tersebut saja yang aktif. sehingga pengoperasian seperti multieffect.

PROGAMABLE LOOPER

bahkan beberapa produsen pedal stompbox menyematkan fasilitas MIDI untuk mengontrol pedalnya, sehingga dengan bantuan sebuah interface, pengoperasian pedal pedal stompbox dapat dilakukan melalui MIDI foot controller. melalui MIDI CC message yang dapat dilakukan bukan saja hanya memilih pedal mana yang aktif, namun MIDI dapat menjangkau sampai setting parameter dari pedal tersebut, dan dapat di save menjadi sebuah patch.

midi

teknologi semakin berkembang…..

MERANGKAI EFEK DI PEDAL BOARD (BAGIAN 1)

Melanjutkan tulisan saya tentang efek gitar disini  ,ternyata mendapatkan respon yang cukup positif, nah dalam tulisan berikut saya mencoba membahas tentang penyusunan pedal efek dalam pedal board, memang tidak ada urutan bakunya, namun tulisan ini bisa dipakai sebagai guide untuk gitaris pemula sehingga tidak terjebak dalam pencarian yang tak berkesesudahan.

ok saya asusmsikan pembaca tulisan ini sudah memiliki beberapa pedal efek atau berencana membeli beberapa pedal efek untk memperkaya sound gitar yang dihasilkan, membuat ciri khas lagu yang akan diciptakan, dan terlihat gagah di panggung. Dalam pemilihan jenis pedal efek yang akan kita rakit atau beli, kita harus berdasarkan genre musik yang kita mainkan, tidak mungkin seorang gitaris jazz menggunakan pedal distorsi high gain yang di set full distorsi, begitu juga sebaliknya, seorang gitaris metal head gak akan menggunakan pedal accoustic simulator sepanjang aksi panggung nya.

Penyusunan efek di pedal board lazim nya berurutan secara seri, dimulai dari pedal wah wah, dynamic/filter, OD/Dist/Fuzz, Equalizer, modulasi, dan terakhir efek waktu delay/reverb. Namun sekali lagi saya tekankan urutan ini tidaklah baku, sesuaikan dengan selera anda, trial and error sangat mengasyikkan disini, anda dapat merasakan respon pedal distorsi anda bila di taruh setelah pedal equalizer atau sebaliknya, atau anda dapat merasakan sensasi compressor setelah overdrive, semua kemungkinan itu terbuka lebar untuk menghasilkan kombinasi sound yang luas.

DASAR

Namun bila anda adalah seorang rocker dengan gigs reguler setiap minggu, mungkin setingan ini dapat dipakai, dengan menggunakan ampli yang telah disediakan panitia di panggung, anda cukup membawa 4 pedal saja, sebuah wah wah pedal untuk menambah aksi lead anda, compressor yang dapat di set untuk menambah sustain lead anda, atau di set ‘tight’ untuk kekuatan rhythm, pedal overdrive atau distorsi kesayangan, dan tak lupa sebuah pedal delay untuk memuluskan sound lead anda, apasalahnya di coba.

METAL

SERIES ATAU PARAREL?

Pertanyaan yang sering keluar dibenak kolektor pedal adalah lebih enak mana antara rangakaian pedal efek seri atau pararel? kembali ke atas, semua sesuai kebutuhan anda sebagai gitaris. Atau memang anda telah terlanjur membeli begitu banyak pedal efek dan sayang untuk melepasnya, hey mengapa tidak anda rangkai semuanya secara seri dalam pedal board

SERIES PEDAL

atau memang pedal anda sudah sebegitu banyaknya, rangkai saja semua

LENGKAP

namun ada kalanya kita merasa bosan akan sound yang dihasilkan, biasanya dimulai dari kebosanan akan sound OD/Dist yang dihasilkan pedal, dan anda mulai mengidam idamkan sound Distorsi dari sebuah ampli tabung, atau mungkin juga karena kebutuhan akan kekuatan ampli tabung untuk beberapa gigs dengan panggung yang lebih besar. Berarti ini saatnya untuk menggunakan rangkaian pedal secara pararel dengan ampli, bisa kita simak gambar berikut

PARAREL

pada rangakaian pararel diatas adalah untuk menonjolkan karakter dari drive yang dihasilkan oleh ampli, bisa kita sama sama lihat, sinyal dari gitar melalui pedal wah, diratakan oleh compressor, sehingga drive yang nantinya dihasilkan oleh head ampli akan lebih padat/tight, kita juga dapat menambahkan clean/gain booster untuk meng-crank lagi(crank up) atau menendang lagi sound yang dihasilkan ampli, pengguanaan clean booster untuk mengangkat volume drive ampli tanpa merubah karakter sound drive ampli, sedangkan penggunaan gain booster untuk menguatkan karakter atau memberi warna(coloring) sound drive ampli tersebut.

pemanfaatan line send and return pada ampli untuk rangkaian pedal equalizer, modulasi, delay dan reverb, sedangkan pengguaan pedal volume hanya sebuah opsi lain saja.

Pada akhir tulisan ini, saya hanya bisa berpesan, tidak ada aturan baku mengenai urutan dalam effect chain, dan tidak ada aturan mengenai merek pedal yang harus di pakai, yang anda lakukan adalah mencoba dan memaksimalkan gear anda. feel free to ask

sampai ketemu di lanjutan tulisan ini

Hot Hand® 3 Universal Wireless Effects Controller by SOURCE AUDIO (REVIEW)

hh_hh3sebelum membahas lebih lanjut, mari kita lihat spesifikasi dari Hot Hand 3 ini (sumber)

Hot Hand 3 Wireless Effects Controller Features & Specifications

  • Compatible with all Soundblox, Soundblox 2, Soundblox Pro, and Hot Hand pedals.
  • Works with most third-party effects equipped with a 1/4” expression input. DIP switches facilitate third-party effect configuration.
  • Select between 3 different motion axes (X, Y, and Z).
  • RF transmitter capable of transmitting over 100 feet.
  • Rechargeable/replaceable lithium ion battery.
  • 1/8” SENSOR OUTPUT and ¼” EXPRESSION OUTPUT.
  • DEPTH and SMOOTHING controls adjust effect amount and ring sensitivity.
  • All components are compatible with the original Hot Hand Wireless Adapter.
  • Use up to 4 separate Hot Hand units simultaneously with no interference
  • License free for worldwide wireless usage (ISM band).

 

Open The Box

Dalam paket pembeliannya Hot Hand 3 di kemas dalam packing karton, dengan isi, sebuah Wireless ring motion sensor, receiver unit, 5v DC charger , manual book dan sebuah daisy chain.

hhcharger digunakan untuk mencharge ring, dan juga digunakan untuk power suply receiver unit ketika digunakan untuk mengontrol pedal merek lain/selain source audio

Percobaan

ok saatnya mencoba fungsi dari hot hand 3 ini, saya menggunakan pedal wah filter dan zoom B3 serta bass Jager saya, dengan routing sebagai berikut

with HH3

 

dengan alur sinyal nya

Bass–>Hot Hand wah filter—>Zoom B3—>ampli

alur control nya;

receiver Hot hand 3—>(sensor in) hot hand wah filter (Exp Out)—>control in B3

hh_hh3base_ports

hh side

pada bagian sisi HH3 terdapat 1/4 inch TRS expression output, dan 1/8 TRRS sensor output, hubungkan 1/4 trs untuk mengontrol pedal effect dengan expression in/control in, dan 1/8 trrs untuk sensor in/multi function in pada pedal keluaran source audio

hot hand 3 dihubungkan ke wah filter menggunakan daisy chain 4 konduktor dengan connector TRRS, dengan terhubungnya receiver dengan pedal source audio, maka hot hand receiver akan langsung mendapat sumber tegangan dari pedal source audio

trrs

setelah semua terhubung, maka langkah selanjutnya adalah mengkalibrasi hot hand 3 sesuai dengan arah gerkan yang kita inginkan, ada 3 axis X,Y danZ. kalibrasi arah dengan melihat kombinasi warna LED knobs dan LED mode.

hh axisfungsi tombol, knobs dan LED

ada 1 tombol calibrate/reset, dua LED (status dan mode) dan dua knob (depth dan smooth)

hh_hh3base_paneltombol calibrate/reset berfungsi untuk mengkalibrasi arah ring sesuai tabel diatas

led status untuk menandakan apakah ring dan receiver telah terhubung

led mode untuk menandakan mode arah ring dalam X, Y dan Z sesuai tabel diatas

depth untuk mengatur kekuatan range signal control

smooth untuk mengatur sesitifitas gerakan ring

 

Wireless ring

hhringrireless ring yang tervuat dari karet , dan bisa di atur ukurannya, ringan dan nyaman di pakai sehingga tidak mengganggu permainan.

oh ya, wireless ring dan receiver dapat digunakan pada jarak maksimal 100ft atau kurang lebih 33 meter, dan penempatan wireless ring dapat di jari tangan, kaki, atau bahkan di headstock instrumen anda.

 

hubungan dengan pedal lain

menghubungkan Hot hand 3 ini dapat dilakukan sebagai berikut

hh3 con1 hh3 con2

sedangkan untuk konfigurasi connector expression in/control in dapat dilakukan dengan menset switch pada bagian bawah receiver unit

dipsw

kelebihan

  • memliki 3 axis (X, Y, Z) arah sensor gerakan, berbeda dengan expression pedal biasa yang hanya 1 arah.
  • desain futuristik.
  • dapat digunakan pada pedal lain yang memiliki expression in/control in.
  • sensitifitas dan kekuatan sinyal expression dapat diatur.
  • sensor out dan exression out dapat beroperasi pada arah yang berbeda.
  • menggunakan teknologi wireless, sehingga tidak mengganggu pergerakan.

kekurangan

  • harga nya sedikit lebih mahal.
  • pengoperasiannya tidak semudah yang dibayangkan, perlu sedikit latihan untuk mennyingkronkan gerakan tangan kanan dan kiri (bila dipakai di jari).

 

kesimpulan

hot hand 3 ini merupakan terobosan baru dalam mengontrol pedal efek anda secara real time, dan mungkin merupakan cara baru bagaimana anda memainkan alat musik anda

video pendukung

 Hot Hand Flute

Hot Hand with Keyboard

 

artikel terkait :

HOT HAND WAH FILTER with wired ring sensor (REVIEW)

Alternate Single Pickup Bass/Guitar Wiring

This is an alternative to the pickup wiring guitar or bass, which uses only a single pickup. starting my own guitar dhanur. I took the wiring from here, and I do a little modification

Image

ImageI use EMG 85 pickup on the bridge position. This wiring can produce 3 sound, original (at the switch in the middle position), dark and smooth

 

next is the pickup wiring from THE DARK headless basses, which I use soapbar humbucker and onboard preamp with hi, mid, lo tone control, on this wiring I also put a passive-active switch

 

Image

Imageperhaps wiring diagram above can give you inspiration